| Jakarta, Endonesia -- Jumlah korban tewas gempa Sumatera, menurut laporan Bakornas PBP Kamis pukul 18.00, naik menjadi 394 orang. Kenaikan terjadi karena bertambahnya korban yang ditemukan di Kabupaten Nias dan ditemukannya korban tewas di Kabupaten Aceh Singkil. Dari jumlah total tadi, yang sudah dikuburkan baru 269 orang. Bakornas memilah laporan berdasarkan propinsi. Di propinsi Sumatera Utara: 269 orang tewas di Gunung Sitoli, Kabupaten Nias; 100 di Teluk Dalam, Kabupaten Nias Selatan, dan 1 di Kabupaten Sibolga. Sedangkan di propinsi Aceh: 12 orang tewas di Kabupaten/Pulau Simeulue, 11 di Singkil, Kabupaten Aceh Singkil, dan 1 di Kabupaten Aceh Timur. Bakornas juga melaporakan, 2.000 orang jadi mengungsi ditenda-tenda darurat seantor Nias. Sementara di Aceh Singkil, 16.500 warga Kecamatan Singkil terpaksa mengungsi karena kampung mereka terendam banjir yang terjadi beberapa jam setelah gempa. Mereka mengungsi ke kota Rimo di Kecamatan Gunung Meriah. 1.500 penduduk Pulau Banyak, bagian dari Kabupaten Aceh Singkil yang terletak di Samudera Indonesia dan paling dekat dengan pusat gempa, juga mengungsi. Penyebabnya, daratan pulau tersebut turun 1 meter sejak gempa terjadi. Tak ada laporan korban tewas atau terluka di pulau itu. Dilaporkan juga bahwa ratusan rumah roboh dan h ancur di sejumlah kabupaten di Sumatera Utara. Di Kabupaten Samosir, sekitar Danau Toba, 41 rumah roboh dan ratusan lainnya rusak, termasuk 1 museum, 1 puskesmas, dan 2 sekolah dasar.

|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar